Penerimaan Peserta didik baru Tahun PelajaRan 2022/2023

Formulir isian Pendaftaran Peserta didik baru Tahun Pelajaran 2022/2023

Keluarga Besar MIN 4 Gunungkidul

Selamat datang di Website resmi MIN 4 Gunungkidul

MIN 4 Gunungkidul Ikuti Vaksinasi Siswa Usia 6-11 Tahun

Kepala MIN 4 Gunungkidul, Susiyati berharap semua siswa MIN 4 bisa mengikuti vaksin COVID 19, sehingga akan lebih tenang dan siap dalam mengikuti pembelajaran tatap muka

MIN 4 Gunungkidul Ikuti Lomba Kebersihan Madrasah

Wonosari, Dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke 76, panitia HAB ke 76 Kantor Kementrian Agama Kabupaten Gunungkidul menyelenggarakan kegiatan lomba salah satunya lomba kebersihan madrasah.

MIN 4 Gunungkidul raih juara 1 lomba Perpus jenjang SD/MI

Susiyati selaku Kepala Madrasah menyampaikan ucapan terimakasih kepada dinas perpustakaan daerah yang telah mendampingi, kepada tim perpustakaan Al-Hikmah yang telah bekerja keras sehingga mendapatkan juara 1

Kamis, 30 Juli 2026

Dari Dhuha hingga Tahfidz, Beginilah Rutinitas Pagi Siswa MIN 4 Gunungkidul


Wonosari (MIN 4 Gunungkidul) – Pagi hari di MIN 4 Gunungkidul selalu diawali dengan suasana yang menenangkan. Sebelum bel masuk berbunyi dan pembelajaran dimulai, peserta didik terlebih dahulu mengikuti rangkaian pembiasaan keagamaan yang menjadi budaya positif madrasah.

Kegiatan dimulai dengan salat Dhuha berjamaah yang didampingi guru agama. Usai salat, seluruh peserta didik bersama-sama melantunkan Asmaul Husna, menciptakan suasana yang khusyuk sekaligus membangun semangat untuk memulai aktivitas belajar.

Pembiasaan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Kitab Alala yang dipandu oleh Siti Nuryani, S.Pd.I. bersama Kepala MIN 4 Gunungkidul, Laily Fauziah, S.Pd.I. Melalui kitab tersebut, peserta didik diajak mengenal pentingnya adab dalam menuntut ilmu, menghormati guru, berbakti kepada orang tua, serta menjaga akhlak yang baik dalam kehidupan sehari-hari.

Memasuki tahun ajaran baru, Program Tahfidz Al-Qur'an juga mulai kembali dilaksanakan. Sebagian peserta didik telah memulai setoran hafalan, sementara peserta didik lainnya masih menjalani proses pemetaan kemampuan hafalan agar pembinaan dapat diberikan sesuai dengan tingkat kemampuan masing-masing.

Kepala MIN 4 Gunungkidul, Laily Fauziah, S.Pd.I., mengatakan bahwa pembiasaan pagi menjadi salah satu ciri khas madrasah yang terus dipertahankan.

"Kami berharap anak-anak tidak hanya tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, tetapi juga memiliki kebiasaan beribadah, mencintai Al-Qur'an, serta berakhlak mulia. Hal-hal baik yang dibiasakan setiap pagi diharapkan akan menjadi karakter yang melekat hingga mereka dewasa," ungkapnya.

Pembiasaan pagi yang dilakukan secara konsisten menjadi bagian dari ikhtiar MIN 4 Gunungkidul dalam menciptakan lingkungan belajar yang religius, nyaman, dan menyenangkan. Melalui langkah-langkah sederhana yang dilakukan setiap hari, madrasah terus menanamkan nilai-nilai kebaikan sebagai bekal bagi peserta didik dalam menjalani kehidupan.

Rabu, 29 Juli 2026

Peduli Kesehatan Sejak Dini, Seluruh Siswa MIN 4 Gunungkidul Ikuti Skrining Kesehatan


Wonosari (MIN 4 Gunungkidul) – Suasana berbeda tampak di MIN 4 Gunungkidul pada Selasa (28/7/2026). Sejak pagi, peserta didik kelas I hingga kelas VI mengikuti skrining kesehatan yang dilaksanakan bekerja sama dengan Puskesmas Wonosari I. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian madrasah terhadap kesehatan peserta didik sebagai penunjang keberhasilan proses belajar.

Dengan didampingi guru, peserta didik mengikuti pemeriksaan secara tertib sesuai jadwal. Tim tenaga kesehatan dari Puskesmas Wonosari I memberikan pelayanan pemeriksaan dengan ramah sehingga peserta didik merasa nyaman selama mengikuti kegiatan.

Skrining kesehatan bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan peserta didik sejak dini sehingga apabila ditemukan hal-hal yang memerlukan perhatian, dapat segera ditindaklanjuti bersama orang tua maupun pihak terkait.

Kepala MIN 4 Gunungkidul, Laily Fauziah, S.Pd.I., menyampaikan bahwa kesehatan merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan belajar peserta didik.

"Anak-anak yang sehat akan lebih semangat belajar dan mengikuti berbagai kegiatan di madrasah. Karena itu, kami sangat mengapresiasi kerja sama dengan Puskesmas Wonosari I dalam pelaksanaan skrining kesehatan ini," ungkapnya.

MIN 4 Gunungkidul terus berupaya menghadirkan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan nyaman melalui berbagai program pembiasaan serta kerja sama dengan berbagai pihak. Skrining kesehatan ini menjadi salah satu langkah nyata untuk memastikan peserta didik memperoleh layanan kesehatan dasar sebagai bekal tumbuh dan berkembang secara optimal.

Senin, 27 Juli 2026

Teman Adalah Saudara, Pesan Menyentuh Warnai Upacara Bendera di MIN 4 Gunungkidul


Wonosari (MIN 4 Gunungkidul) – Upacara bendera hari Senin di MIN 4 Gunungkidul tidak hanya menjadi sarana menumbuhkan kedisiplinan dan cinta tanah air, tetapi juga menghadirkan pesan sederhana yang dekat dengan kehidupan peserta didik. Bertempat di halaman madrasah, Senin (27/7/2026), seluruh warga madrasah mengikuti upacara dengan tertib dan penuh semangat.

Petugas upacara kali ini adalah peserta didik kelas VI. Bertindak sebagai pembina upacara, Zulfa Tsalitsatul Muna, S.Pd., menyampaikan amanat mengenai pentingnya adab dalam berteman.

Dalam amanatnya, Zulfa mengajak peserta didik untuk memandang teman sebagai saudara di lingkungan madrasah. Ia mengingatkan bahwa saling menghargai, saling membantu, menghindari ejekan, serta menjaga tutur kata merupakan kebiasaan baik yang harus diterapkan setiap hari agar suasana belajar tetap nyaman dan menyenangkan.

Pesan tersebut menjadi penguatan dari materi Madrasah Sehat, Aman, Nyaman, dan Menyenangkan yang telah diterima peserta didik pada kegiatan MATAMUDA beberapa waktu lalu, khususnya mengenai pentingnya mencegah perundungan dan membangun budaya saling menghormati di lingkungan madrasah.

Kepala MIN 4 Gunungkidul, Laily Fauziah, S.Pd.I., mengapresiasi penyampaian amanat yang mengangkat tema sederhana namun sangat dekat dengan kehidupan peserta didik.

"Karakter yang baik dibangun melalui pembiasaan setiap hari. Ketika anak-anak terbiasa saling menghormati dan menyayangi teman, mereka akan merasa nyaman berada di madrasah sehingga proses belajar pun menjadi lebih menyenangkan," ungkapnya.

Upacara ditutup dengan doa bersama sebelum peserta didik kembali ke kelas untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar. Melalui pembiasaan seperti ini, MIN 4 Gunungkidul terus berkomitmen menghadirkan madrasah yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga menjadi tempat yang aman, nyaman, dan penuh persaudaraan bagi seluruh peserta didik.

Jumat, 24 Juli 2026

Semua Juara, Semua Bahagia! JUSESIH MIN 4 Gunungkidul Penuh Semangat dan Kebersamaan


Wonosari (MIN 4 Gunungkidul) – Pagi yang cerah disambut dengan tawa, semangat, dan gerakan senam yang kompak dalam kegiatan JUSESIH (Jumat Sehat dan Bersih) di MIN 4 Gunungkidul, Jumat (24/7/2026). Seluruh warga madrasah mulai dari peserta didik, guru, tenaga kependidikan, hingga kepala madrasah larut dalam suasana penuh keceriaan.

Kegiatan diawali dengan SERUNI (Senam Kebugaran Jasmani) yang dipandu oleh guru PJOK, Novianto Setyo Nugroho, S.Pd.Kor Gerakan senam yang energik membuat suasana halaman madrasah semakin hidup. Semua peserta mengikuti senam dengan penuh semangat dan wajah ceria.

Keseruan berlanjut saat setiap kelas tampil dalam lomba senam Upin & Ipin. Sebelum tampil, masing-masing kelas mengambil nomor undian sebagai penentu giliran. Dengan penuh percaya diri, setiap kelas menampilkan gerakan terbaiknya. Sorak sorai teman-teman, guru, dan tenaga kependidikan membuat suasana perlombaan semakin meriah.

Setelah senam selesai, seluruh peserta menikmati Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama sebelum melanjutkan aksi bersih-bersih lingkungan madrasah. Di bawah koordinasi Imamia Mardini, S.Pd., seluruh warga madrasah bergotong royong membersihkan ruang kelas, taman, halaman, dan berbagai sudut lingkungan madrasah.

Momen yang paling ditunggu pun tiba, yaitu pengumuman hasil lomba senam. Suasana sempat dipenuhi rasa penasaran. Namun, tepuk tangan dan sorak gembira langsung pecah ketika diumumkan bahwa seluruh kelas menjadi juara. Masing-masing kelas memperoleh hadiah berupa uang pembinaan yang akan dimasukkan ke dalam kas kelas.

Kepala MIN 4 Gunungkidul, Laily Fauziah, S.Pd.I., menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil sebagai bentuk apresiasi atas semangat seluruh peserta didik.

"Hari ini semua adalah pemenang. Yang kami nilai bukan hanya gerakan senam, tetapi juga semangat, keberanian tampil, kekompakan, dan kebersamaan setiap kelas. Semoga semangat ini terus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari di madrasah," ungkapnya.

JUSESIH kali ini menjadi bukti bahwa sebuah perlombaan tidak selalu harus menghasilkan pihak yang kalah. Dengan mengedepankan kebersamaan, hidup sehat, dan kepedulian terhadap lingkungan, seluruh warga MIN 4 Gunungkidul pulang membawa senyum, semangat baru, dan pengalaman yang menyenangkan.

Kamis, 23 Juli 2026

KKMI Gunungkidul Gelar KMD 2026, Perkuat Kompetensi Pembina Pramuka Madrasah


Wonosari (MIN 4 Gunungkidul) – Komitmen meningkatkan kualitas pendidikan karakter melalui kegiatan kepramukaan terus ditunjukkan MIN 4 Gunungkidul. Dua guru, Arif Kurniawan, S.Pd.I. dan Zaenuri, S.Pd., mengikuti Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh KKMI Kabupaten Gunungkidul bekerja sama dengan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Gunungkidul, Rabu (23/7/2026).

Kegiatan berlangsung di Sanggar Bakti Pramuka Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Gunungkidul dan diikuti guru Madrasah Ibtidaiyah dari berbagai wilayah di Kabupaten Gunungkidul.

Pembukaan KMD dihadiri oleh Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul, H. Faqih Shomadi, S.Ag., M.Pd.I., unsur Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Gunungkidul, serta para kepala madrasah. Sementara itu, Kepala MIN 4 Gunungkidul, Laily Fauziah, S.Pd.I., hadir dalam kapasitasnya sebagai Ketua KKMI Kabupaten Gunungkidul, mendampingi pelaksanaan kegiatan.

Melalui KMD, peserta akan memperoleh pembekalan mengenai dasar-dasar pembinaan kepramukaan, metode pendidikan kepramukaan, kepemimpinan, hingga praktik membina peserta didik sesuai prinsip-prinsip Gerakan Pramuka.

Kepala MIN 4 Gunungkidul, Laily Fauziah, S.Pd.I., berharap keikutsertaan guru dalam KMD mampu memperkuat pelaksanaan ekstrakurikuler Pramuka di madrasah.

"Kami berharap ilmu yang diperoleh selama KMD dapat diterapkan dalam kegiatan Pramuka di MIN 4 Gunungkidul sehingga peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan, membangun karakter, serta melatih kemandirian dan kepemimpinan," tuturnya.

Keikutsertaan guru dalam KMD menjadi bagian dari komitmen MIN 4 Gunungkidul untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya pendidik sekaligus menghadirkan kegiatan kepramukaan yang aktif, kreatif, dan bermakna bagi peserta didik.

Siap Hadapi Era Digital, Guru MIN 4 Gunungkidul Ikuti Workshop Pembelajaran Kreatif


Yogyakarta (MIN 4 Gunungkidul) – Komitmen untuk terus berkembang dan berinovasi ditunjukkan oleh guru MIN 4 Gunungkidul. Pada Selasa (22/7/2026), Novianto Setyo Nugroho, S.Pd.Kor, mengikuti Seminar dan Workshop Guru RA & MI Cerdas Digital, Kreatif, dan Peduli yang merupakan bagian dari Program KKN Angkatan XXII STPI Bina Insan Mulia Yogyakarta.

Kegiatan ini bertujuan membekali guru dengan berbagai wawasan dan keterampilan dalam memanfaatkan teknologi digital untuk menciptakan pembelajaran yang lebih kreatif, interaktif, dan menyenangkan. Selain itu, peserta juga diajak memperkuat kepedulian terhadap perkembangan dunia pendidikan sehingga mampu menghadirkan proses belajar yang relevan dengan kebutuhan generasi saat ini.

Bagi MIN 4 Gunungkidul, peningkatan kompetensi guru menjadi salah satu langkah penting dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh dari kegiatan ini diharapkan dapat diterapkan dalam pembelajaran di kelas sehingga peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang lebih bermakna.

Kepala MIN 4 Gunungkidul, Laily Fauziah, S.Pd.I., menyampaikan bahwa guru perlu terus belajar agar mampu mengikuti perkembangan dunia pendidikan yang semakin dinamis.

"Guru adalah pembelajar sepanjang hayat. Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap para guru semakin percaya diri dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung proses pembelajaran yang kreatif, efektif, dan tetap berorientasi pada kebutuhan peserta didik," tuturnya.

Keikutsertaan guru dalam seminar dan workshop ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen MIN 4 Gunungkidul dalam membangun budaya belajar yang terus berkembang, tidak hanya bagi peserta didik, tetapi juga bagi seluruh tenaga pendidik.

UPZ Kemenag Gunungkidul Salurkan Bantuan Penyediaan Obat untuk MIN 4 Gunungkidul


Wonosari (MIN 4 Gunungkidul) – MIN 4 Gunungkidul menerima bantuan penyediaan obat dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul. Bantuan tersebut diserahkan dalam kegiatan Pentasarufan Bantuan UPZ yang berlangsung di lantai dasar Masjid Agung Al Ikhlas Wonosari pada Rabu (22/7/2026) dan diterima langsung oleh Kepala MIN 4 Gunungkidul, Laily Fauziah, S.Pd.I.

Bantuan penyediaan obat akan dimanfaatkan untuk melengkapi kebutuhan layanan kesehatan di madrasah. Keberadaan obat-obatan tersebut diharapkan dapat mendukung penanganan awal apabila terdapat peserta didik yang mengalami keluhan kesehatan ringan selama mengikuti kegiatan belajar mengajar.

Kepala MIN 4 Gunungkidul, Laily Fauziah, S.Pd.I., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kepedulian UPZ Kemenag Gunungkidul terhadap madrasah.

"Alhamdulillah, bantuan ini menjadi bentuk kepedulian yang sangat berarti bagi madrasah. Semoga dapat mendukung pelayanan kesehatan peserta didik sehingga mereka dapat belajar dengan lebih nyaman dan aman," ungkapnya.

Beliau juga berharap amanah yang telah dipercayakan para muzaki melalui UPZ Kemenag Gunungkidul senantiasa membawa keberkahan dan memberikan manfaat yang luas bagi dunia pendidikan, khususnya madrasah.

MIN 4 Gunungkidul berkomitmen memanfaatkan bantuan tersebut secara optimal sebagai bagian dari upaya mewujudkan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan ramah bagi seluruh peserta didik.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More