Penerimaan Peserta didik baru Tahun PelajaRan 2022/2023

Formulir isian Pendaftaran Peserta didik baru Tahun Pelajaran 2022/2023

Keluarga Besar MIN 4 Gunungkidul

Selamat datang di Website resmi MIN 4 Gunungkidul

MIN 4 Gunungkidul Ikuti Vaksinasi Siswa Usia 6-11 Tahun

Kepala MIN 4 Gunungkidul, Susiyati berharap semua siswa MIN 4 bisa mengikuti vaksin COVID 19, sehingga akan lebih tenang dan siap dalam mengikuti pembelajaran tatap muka

MIN 4 Gunungkidul Ikuti Lomba Kebersihan Madrasah

Wonosari, Dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke 76, panitia HAB ke 76 Kantor Kementrian Agama Kabupaten Gunungkidul menyelenggarakan kegiatan lomba salah satunya lomba kebersihan madrasah.

MIN 4 Gunungkidul raih juara 1 lomba Perpus jenjang SD/MI

Susiyati selaku Kepala Madrasah menyampaikan ucapan terimakasih kepada dinas perpustakaan daerah yang telah mendampingi, kepada tim perpustakaan Al-Hikmah yang telah bekerja keras sehingga mendapatkan juara 1

Senin, 13 April 2026

Hangat dan Penuh Makna, Tradisi Salam Jadi Pembiasaan di MIN 4 Gunungkidul


Wonosari
– MIN 4 Gunungkidul membiasakan budaya salam dan berjabat tangan sebagai bagian dari penanaman karakter siswa. Kegiatan ini dilaksanakan usai upacara bendera hari Senin sebelum siswa memasuki ruang kelas.

Dengan tertib, para siswa satu per satu bersalaman dengan kepala madrasah, guru, dan tenaga kependidikan. Suasana penuh kehangatan tampak saat siswa menunjukkan sikap hormat dan sopan santun kepada para pendidik.

Pembiasaan ini menjadi salah satu upaya madrasah dalam menanamkan nilai-nilai akhlak mulia sejak dini. Selain mempererat hubungan antara siswa dan guru, kegiatan ini juga melatih siswa untuk menghargai dan menghormati orang yang lebih tua.

Kepala MIN 4 Gunungkidul, Hj. Laily Fauziah, S.Pd.I., menyampaikan bahwa budaya salam merupakan bagian penting dalam pendidikan karakter di madrasah. “Melalui pembiasaan salam dan jabat tangan, kami ingin menanamkan sikap sopan santun, rasa hormat, serta membangun kedekatan antara siswa dengan guru,” ujarnya.

Beliau menambahkan bahwa pembiasaan sederhana ini diharapkan dapat menjadi karakter yang melekat pada diri siswa, baik di lingkungan madrasah maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh kekeluargaan. Melalui budaya salam ini, MIN 4 Gunungkidul terus berupaya menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam pembentukan karakter.

Tampil Kompak Berseragam, Guru dan Pegawai MIN 4 Gunungkidul Tunjukkan Keteladanan Disiplin


Wonosari (MIN 4 Gunungkidul)
 – Kekompakan guru dan tenaga kependidikan MIN 4 Gunungkidul tampak jelas dalam penerapan kedisiplinan di lingkungan madrasah. Hal ini terlihat dari kerapian dan keseragaman dalam berpakaian sesuai ketentuan, khususnya pada hari Senin yang dilengkapi dengan atribut upacara.

Ketertiban tidak hanya tercermin dari penampilan, tetapi juga dari kedisiplinan waktu kehadiran serta tanggung jawab dalam melaksanakan tugas. Guru dan tenaga kependidikan berupaya konsisten menjalankan aturan sebagai bagian dari budaya kerja yang profesional.

Kepala MIN 4 Gunungkidul, Hj. Laily Fauziah, S.Pd.I., menyampaikan bahwa ketertiban merupakan fondasi penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif. “Guru dan tenaga kependidikan harus mampu menjadi teladan bagi siswa, baik dalam kedisiplinan, tanggung jawab, maupun sikap profesional dalam menjalankan tugas,” ujarnya.

Beliau menambahkan bahwa keteladanan yang ditunjukkan oleh guru akan memberikan dampak positif bagi pembentukan karakter siswa dalam kehidupan sehari-hari.

Penerapan ketertiban ini dilakukan secara berkelanjutan melalui pembinaan dan evaluasi rutin. Dengan adanya komitmen bersama, diharapkan seluruh guru dan tenaga kependidikan dapat terus menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.

Melalui budaya tertib yang konsisten, MIN 4 Gunungkidul berupaya menciptakan lingkungan madrasah yang disiplin, nyaman, dan mendukung keberhasilan proses pembelajaran.

Tumbuhkan Budaya Bersih, MIN 4 Gunungkidul Umumkan Juara Lomba Kebersihan Kelas


Wonosari – Madrasah Ibtidaiyah Negeri 4 Gunungkidul mengumumkan pemenang lomba kebersihan kelas usai pelaksanaan upacara bendera hari Senin di halaman madrasah. Kegiatan lomba kebersihan kelas ini diikuti oleh seluruh siswa dan dibagi menjadi dua kategori penilaian, yaitu kategori kelas bawah dan kelas atas. Penilaian dilakukan oleh dewan guru secara rutin setiap pekan dengan memperhatikan aspek kerapian, kebersihan, dan penataan ruang kelas sebagai bagian dari pembiasaan budaya bersih di lingkungan madrasah.

Pengumuman pemenang disampaikan oleh perwakilan dewan guru di hadapan seluruh peserta upacara. Pada kesempatan tersebut, kelas VI berhasil meraih juara pada kategori kelas atas, sedangkan kelas II A menjadi juara pada kategori kelas bawah. Para siswa dari kelas yang meraih juara tampak antusias dan bangga atas pencapaian yang diperoleh. Prestasi ini menjadi bentuk apresiasi atas upaya mereka dalam menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan belajar.

Kepala MIN 4 Gunungkidul, Hj. Laily Fauziah, S.Pd.I., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya strategis dalam membentuk karakter siswa sejak dini. “Melalui lomba kebersihan kelas, kami ingin menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan, kedisiplinan, serta tanggung jawab pada diri siswa,” ujarnya.

Beliau juga menambahkan bahwa lingkungan belajar yang bersih memiliki pengaruh besar terhadap kenyamanan dan efektivitas pembelajaran. “Lingkungan yang bersih dan rapi akan menciptakan suasana belajar yang nyaman, sehingga siswa dapat belajar dengan lebih fokus dan optimal,” tambahnya.

Sebagai bagian dari pembinaan, kelas yang memperoleh nilai evaluasi terendah diberikan kesempatan untuk berkontribusi dalam kegiatan kebersihan di lingkungan sekitar kelas dan area madrasah. Kegiatan ini dimaksudkan sebagai sarana edukatif untuk menumbuhkan kesadaran dan tanggung jawab bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh siswa MIN 4 Gunungkidul semakin termotivasi untuk menciptakan lingkungan kelas yang bersih, sehat, dan nyaman setiap hari, sekaligus mendukung program madrasah Adiwiyata.

(PKL)

Tanamkan Disiplin dan Nilai Keagamaan, MIN 4 Gunungkidul Laksanakan Upacara Bendera Rutin


Wonosari
– Madrasah Ibtidaiyah Negeri 4 Gunungkidul melaksanakan upacara bendera rutin hari Senin di halaman madrasah, Senin (13/4/2026). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan dengan tertib dan penuh khidmat.

Upacara dimulai pukul 07.00 WIB dengan petugas dari siswa kelas IV A. Bertindak sebagai pembina upacara, Umi Suryani, S.Pd.I., yang dalam amanatnya menyampaikan pentingnya disiplin, tanggung jawab, serta semangat belajar bagi para siswa.

Selain itu, beliau juga menekankan pentingnya menjaga ibadah, khususnya salat, sebagai bagian dari pembentukan karakter siswa. “Kami berharap siswa MIN 4 Gunungkidul memiliki kebiasaan disiplin dalam melaksanakan salat, sehingga menjadi bagian dari karakter yang melekat dan menjadi kenangan baik selama menempuh pendidikan di madrasah,” ujarnya.

Pelaksanaan upacara ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai nasionalisme, kedisiplinan, serta penguatan karakter keagamaan sejak dini. Selain itu, upacara juga menjadi sarana penyampaian informasi terkait kegiatan madrasah.

Seluruh rangkaian upacara berlangsung dengan lancar hingga selesai, dengan suasana yang tertib dan penuh khidmat.

(PKL)

Jumat, 10 April 2026

Perkuat Silaturahmi dan Peran Orang Tua, MIN 4 Gunungkidul Gelar Halal Bihalal dan Parenting


Wonosari (10/04/2026) – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 4 Gunungkidul menggelar kegiatan Halal Bihalal dan Parenting sebagai upaya mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat peran orang tua dalam pendidikan anak.

Kegiatan diawali dengan pra acara berupa penampilan grup hadroh Shoutunnajah MIN 4 Gunungkidul yang membawakan lantunan shalawat, sehingga menciptakan suasana yang khidmat dan penuh kehangatan.

Kepala MIN 4 Gunungkidul, Hj. Laily Fauziah, S.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan pentingnya sinergi antara madrasah dan orang tua dalam mendukung perkembangan siswa, baik dari segi akademik maupun karakter.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Komite Madrasah, H. Iskandar, S.E., yang mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini sebagai sarana mempererat hubungan antara pihak madrasah dengan wali murid.

Memasuki acara inti, kegiatan parenting disampaikan oleh Bapak Arwan Susilo, S.Sos.I., yang juga merupakan komite madrasah. Dalam materinya, ia menekankan pentingnya menjaga dan memperkuat silaturahmi sebagai fondasi utama dalam membangun lingkungan pendidikan yang harmonis.

Ia juga mengajak para orang tua untuk senantiasa mendampingi serta mendoakan putra-putri mereka agar tumbuh menjadi anak yang saleh dan berakhlak mulia. Secara khusus, ia menyampaikan harapan agar siswa kelas VI diberikan kemudahan dan kesuksesan dalam menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA).

“Peran doa orang tua sangat penting dalam keberhasilan anak. Oleh karena itu, kami mengimbau kepada seluruh wali murid untuk terus mendoakan putra-putrinya,” ungkapnya.

Kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin langsung oleh Bapak Arwan Susilo, S.Sos.I., dengan harapan seluruh siswa MIN 4 Gunungkidul menjadi generasi yang saleh, berprestasi, dan sukses dalam menempuh pendidikan.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh kekhidmatan. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara madrasah dan orang tua dalam mendukung pendidikan yang berkualitas.

Selasa, 07 April 2026

Siswa Kelas VI MIN 4 Gunungkidul Ikuti Try Out TKA SD/MI Tahap Kedua Mata Pelajaran Matematika


Wonosari (MIN 4 Gunungkidul) – Siswa kelas VI MIN 4 Gunungkidul mengikuti Try Out Tes Kemampuan Akademik (TKA) SD/MI tingkat kabupaten tahap kedua untuk mata pelajaran Matematika, Senin (6/4/2026), di lingkungan madrasah.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kesiapan siswa dalam menghadapi TKA yang akan datang. Seluruh peserta mengikuti try out dengan tertib dan penuh kesungguhan dalam mengerjakan soal-soal yang telah disusun sesuai dengan standar kabupaten.

Selama pelaksanaan, suasana ujian berlangsung kondusif. Para siswa tampak fokus dan memanfaatkan waktu yang tersedia secara optimal untuk menyelesaikan setiap soal.

Wali Kelas VI MIN 4 Gunungkidul, Imamia Mardini, S.Pd menyampaikan bahwa kegiatan try out ini sangat penting untuk mengukur kesiapan siswa. “Melalui try out tahap kedua ini, kami dapat melihat perkembangan kemampuan siswa, khususnya pada mata pelajaran Matematika. Hasilnya akan menjadi bahan evaluasi dalam menentukan strategi pembelajaran selanjutnya,” ujarnya.

Beliau juga berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa. “Kami berharap siswa semakin termotivasi untuk belajar dan mampu memperoleh hasil terbaik pada pelaksanaan TKA mendatang,” tambahnya.

Kegiatan berlangsung dengan lancar hingga selesai. Melalui try out ini, diharapkan siswa kelas VI MIN 4 Gunungkidul semakin siap secara akademik maupun mental dalam menghadapi TKA SD/MI tingkat kabupaten, provinsi maupun nasional.

Indahnya Seni Kaligrafi di MIN 4 Gunungkidul


Wonosari (MIN 4 Gunungkidul) - MIN 4 Gunungkidul terus berupaya mengembangkan bakat dan minat siswa melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler. Salah satu kegiatan yang paling diminati dan memiliki nilai seni tinggi adalah ekstrakurikuler Kaligrafi Islam. Kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa untuk belajar menulis huruf Arab dengan indah sekaligus mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Setiap hari Senin yang ditentukan, ruang kelas terlihat begitu khidmat.  Siswa dari berbagai kelas berkumpul, membawa peralatan tulis khusus seperti kertas manila, kuas, dan tinta. Di bawah bimbingan guru pelatih yang ahli di bidangnya, mereka dengan tekun mempraktikkan teknik-teknik menulis kaligrafi, mulai dari penguasaan bentuk huruf, kerapian garis, hingga komposisi warna

Meskipun terlihat mudah, menulis kaligrafi membutuhkan ketelatenan dan kesabaran yang tinggi. Para siswa diajarkan untuk tidak terburu-buru, melainkan fokus dan teliti dalam setiap goresan kuas. "Saya sangat senang belajar kaligrafi karena bisa membuat tulisan yang indah dan juga bisa menghafal ayat Al-Qur'an," ujar salah satu siswa dengan antusias.

Suasana belajar terasa sangat menyenangkan namun tetap tertib. Para siswa saling membantu memperbaiki tulisan teman, saling memuji hasil karya, dan berbagi tips agar hasil tulisan semakin bagus. Karya-karya terbaik mereka bahkan sering dipajang di mading sekolah atau digunakan sebagai hiasan dinding madrasah, menjadi kebanggaan tersendiri bagi para penciptanya.

Kepala MIN 4 Gunungkidul menyampaikan bahwa ekstrakurikuler kaligrafi memiliki peran penting dalam pembentukan karakter siswa. "Selain sebagai seni, kaligrafi juga mengajarkan siswa tentang keindahan, kerapian, dan kedisiplinan. Lebih dari itu, kegiatan ini sangat efektif untuk menumbuhkan rasa cinta mereka terhadap Al-Qur'an dan ajaran Islam sejak usia dini," jelasnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa seni yang halus, akhlak yang mulia, dan cinta terhadap budaya Islami. MIN 4 Gunungkidul terus berkomitmen untuk mendukung penuh pengembangan bakat siswa melalui kegiatan positif seperti ini. (PKL)

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More