Penerimaan Peserta didik baru Tahun PelajaRan 2022/2023

Formulir isian Pendaftaran Peserta didik baru Tahun Pelajaran 2022/2023

Keluarga Besar MIN 4 Gunungkidul

Selamat datang di Website resmi MIN 4 Gunungkidul

MIN 4 Gunungkidul Ikuti Vaksinasi Siswa Usia 6-11 Tahun

Kepala MIN 4 Gunungkidul, Susiyati berharap semua siswa MIN 4 bisa mengikuti vaksin COVID 19, sehingga akan lebih tenang dan siap dalam mengikuti pembelajaran tatap muka

MIN 4 Gunungkidul Ikuti Lomba Kebersihan Madrasah

Wonosari, Dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke 76, panitia HAB ke 76 Kantor Kementrian Agama Kabupaten Gunungkidul menyelenggarakan kegiatan lomba salah satunya lomba kebersihan madrasah.

MIN 4 Gunungkidul raih juara 1 lomba Perpus jenjang SD/MI

Susiyati selaku Kepala Madrasah menyampaikan ucapan terimakasih kepada dinas perpustakaan daerah yang telah mendampingi, kepada tim perpustakaan Al-Hikmah yang telah bekerja keras sehingga mendapatkan juara 1

Senin, 30 Maret 2026

Dukung ZI-WBK, Guru dan Tendik MIN 4 Gunungkidul Ikuti Sosialisasi Gratifikasi

 

Wonosari – MIN 4 Gunungkidul mengikuti kegiatan sosialisasi pengendalian gratifikasi serta pencegahan pungutan liar dan korupsi yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul pada Senin (30/03/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul dan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting mulai pukul 10.00 hingga 12.00 WIB.

Sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya penguatan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI-WBK) di lingkungan Kementerian Agama. Melalui kegiatan ini, peserta diberikan pemahaman terkait pentingnya pengendalian gratifikasi serta pencegahan praktik pungli dan korupsi dalam pelaksanaan tugas sebagai ASN.

Kegiatan menghadirkan narasumber dari Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia, yaitu Dyan Maulidha N, yang menyampaikan materi terkait bentuk-bentuk gratifikasi, mekanisme pelaporan, serta langkah-langkah pencegahan korupsi di lingkungan kerja.

Guru dan tenaga kependidikan MIN 4 Gunungkidul mengikuti kegiatan ini dengan antusias sebagai bentuk komitmen dalam mendukung budaya kerja yang jujur, bersih, dan profesional.

Salah satu guru, Imamia Mardini, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan penguatan pemahaman terkait pentingnya integritas sebagai bagian dari tanggung jawab sebagai ASN.

“Kegiatan ini menjadi pengingat bagi kami untuk selalu menjaga integritas dan bersikap profesional dalam setiap tugas yang dijalankan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh ASN, khususnya di lingkungan madrasah, semakin memahami pentingnya menjaga integritas serta mampu menerapkannya dalam kehidupan kerja sehari-hari, sehingga tercipta lingkungan kerja yang bersih dan bebas dari praktik korupsi.

Wujudkan Madrasah Bersih, MIN 4 Gunungkidul Adakan Aksi Bersih Lingkungan

 

Wonosari (30/03/2026) – MIN 4 Gunungkidul mengadakan kegiatan aksi bersih lingkungan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan madrasah. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan dengan penuh semangat kebersamaan.

Kegiatan dilaksanakan secara gotong royong dengan membersihkan berbagai area madrasah, seperti ruang kelas, halaman, taman, serta lingkungan sekitar. Seluruh warga madrasah berpartisipasi aktif dengan membawa peralatan kebersihan dan bekerja sama menjaga kebersihan lingkungan.

Suasana kegiatan berlangsung dinamis dan penuh semangat. Para siswa tampak antusias membersihkan area masing-masing, sementara guru dan tenaga kependidikan turut mendampingi serta memberikan arahan secara langsung di lapangan.

Ketua Tim Adiwiyata madrasah, Arif Kurniawan, S.Pd.I, yang turut terjun langsung dalam kegiatan ini juga memberikan perhatian kepada siswa agar berpartisipasi aktif.

“Kegiatan ini bukan sekadar bersih-bersih, tetapi bagian dari pembiasaan agar siswa memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Semua harus ikut ambil peran, tidak hanya melihat,” tegasnya saat mengingatkan siswa yang belum berpartisipasi.

Kegiatan ini mencerminkan nilai tanggung jawab dan kerja sama yang terus dibangun di lingkungan madrasah. Selain menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi siswa untuk membiasakan hidup bersih dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui aksi bersih lingkungan ini, diharapkan seluruh warga madrasah semakin memiliki kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.

Pererat Silaturahmi, MIN 4 Gunungkidul Gelar Halalbihalal

 

Wonosari (30/03/2026) – MIN 4 Gunungkidul menggelar kegiatan halalbihalal dalam rangka momentum bulan Syawal 1447 H. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru, tenaga kependidikan, serta siswa dengan suasana penuh kehangatan dan kebersamaan.

Kegiatan halalbihalal dilaksanakan dengan saling berjabat tangan antar guru, antara guru dan siswa, serta antar siswa. Tradisi ini menjadi momen penting untuk saling memaafkan setelah menjalani ibadah di bulan Ramadan.

Para siswa tampak tertib saat bersalaman dengan guru secara bergantian. Guru pun menyambut dengan sikap ramah dan penuh kasih sayang, menciptakan suasana yang hangat dan akrab di lingkungan madrasah.

Guru MIN 4 Gunungkidul, Abdul Mukhid, S.Ag, menyampaikan bahwa kegiatan halalbihalal memiliki makna penting dalam membangun hubungan yang harmonis di lingkungan madrasah.

“Halalbihalal ini menjadi momen untuk saling memaafkan dan mempererat silaturahmi, baik antar guru, antar siswa, maupun antara guru dan siswa,” ujarnya.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga sarana penanaman nilai karakter, seperti saling menghormati, rendah hati, dan kepedulian terhadap sesama.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh warga madrasah dapat menjaga kebersamaan serta menciptakan lingkungan yang rukun dan kondusif dalam mendukung proses pembelajaran.

Awali Pembelajaran Pasca Idul Fitri, MIN 4 Gunungkidul Laksanakan Apel Pagi

Suasana apel pagi pasca Idul Fitri yang berlangsung khidmat

Wonosari (30/03/2026) – MIN 4 Gunungkidul mengawali kembali kegiatan pembelajaran pasca libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H dengan melaksanakan apel pagi di halaman madrasah. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru, tenaga kependidikan, serta siswa dengan tertib dan khidmat.

Apel pagi menjadi momentum strategis untuk meneguhkan kembali kedisiplinan serta membangun semangat belajar siswa. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar, mulai dari pembukaan hingga penyampaian amanat pembina apel.

Bertindak sebagai pembina apel, Abdul Mukhid, S.Ag, menyampaikan pesan tentang pentingnya memaknai bulan Syawal sebagai momen mempererat hubungan antarsesama melalui sikap saling memaafkan.

Dalam amanatnya, ia menegaskan bahwa Idul Fitri tidak hanya dimaknai sebagai perayaan, tetapi juga sebagai titik awal untuk membersihkan hati serta membangun kembali hubungan yang harmonis antara guru dan siswa. 

“Syawal menjadi momentum bagi kita untuk saling memaafkan dan menumbuhkan sikap kasih sayang antara guru dan siswa. Dengan hubungan yang baik, suasana pembelajaran akan lebih nyaman dan bermakna,” ujarnya.

Peserta apel mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian, mencerminkan kesiapan untuk kembali menjalani proses pembelajaran. Suasana yang tertib dan kondusif menjadi awal yang positif bagi aktivitas belajar di madrasah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh warga madrasah mampu menjaga nilai-nilai kebersamaan, saling menghargai, serta membangun lingkungan belajar yang harmonis dan berkarakter.

Selasa, 17 Maret 2026

Perkuat Integritas di Bulan Suci, MIN 4 Gunungkidul Ikuti Webinar CERDAS KEMENAG


Wonosari (16/03/2026) – MIN 4 Gunungkidul mengikuti kegiatan webinar CERDAS (Cerita dan Diskusi Integritas) Kemenag Edisi Ramadhan 1447 H pada Senin, 16 Maret 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom meeting mulai pukul 09.00 hingga 11.00 WIB.

Webinar tersebut mengangkat tema “Integritas di Bulan Suci, Menjaga Profesionalisme tanpa Gratifikasi” dan diikuti oleh berbagai satuan kerja di lingkungan Kementerian Agama. Acara diawali dengan sambutan dari Iin Purwanti, M.Pd selaku Ketua Forum serta H. Khoirunnas dari Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari berbagai instansi, di antaranya Komisi Pemberantasan Korupsi yang diwakili oleh Sugiarto, Sri Maryati dari Kanwil Papua, serta Pujiati dari MIN 5 Magelang. Dalam pemaparannya, para narasumber menekankan pentingnya menjaga integritas, terutama di bulan suci Ramadan sebagai momentum refleksi diri dan penguatan nilai kejujuran dalam bekerja.

Kepala MIN 4 Gunungkidul, Laily Fauziah, S.Pd.I turut mengikuti kegiatan ini. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan penguatan nilai yang sangat relevan bagi seluruh ASN di lingkungan madrasah. “Momentum Ramadan ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menjaga integritas dalam menjalankan tugas. Profesionalisme tanpa gratifikasi harus benar-benar kita pegang sebagai komitmen bersama,” ungkapnya.

Partisipasi dalam webinar ini merupakan bentuk tindak lanjut atas arahan pimpinan sekaligus komitmen MIN 4 Gunungkidul dalam mendukung gerakan antikorupsi di lingkungan Kementerian Agama, khususnya di Kabupaten Gunungkidul. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh civitas madrasah semakin memahami pentingnya integritas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Nilai-nilai yang diperoleh diharapkan dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tercipta lingkungan kerja yang jujur, profesional, dan bebas dari praktik gratifikasi.

Kamis, 05 Maret 2026

MIN 4 Gunungkidul Jadi Narasumber Pembinaan Sekolah Adiwiyata Kabupaten


Wonosari (05/03/2026) – MIN 4 Gunungkidul kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung gerakan peduli dan berbudaya lingkungan melalui kegiatan Pembinaan dan Pengarahan Sekolah Adiwiyata Kabupaten. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 5 Maret 2026 pukul 09.00 WIB hingga selesai, bertempat di RR Bintaos Lantai 3 Dinas Lingkungan Hidup Gunungkidul.

Sebagai madrasah berpredikat Sekolah Adiwiyata Nasional, MIN 4 Gunungkidul memiliki peran strategis dalam membina sekolah-sekolah Adiwiyata di tingkat kabupaten. Kegiatan ini merupakan pembinaan perdana yang dilaksanakan secara bersama bagi sekolah-sekolah binaan.

Kepala MIN 4 Gunungkidul, Laily Fauziah, S.Pd.I, hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut. Dalam paparannya, beliau menyampaikan materi tentang dasar penyelenggaraan Program Adiwiyata berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Program Adiwiyata.

Materi yang disampaikan menekankan pentingnya pemahaman regulasi sebagai landasan dalam pelaksanaan Program Adiwiyata di satuan pendidikan. Selain itu, dijelaskan pula arah kebijakan terbaru, komponen penilaian, serta strategi implementasi program yang berkelanjutan di lingkungan sekolah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sekolah-sekolah binaan semakin memahami konsep, prinsip, dan teknis pelaksanaan Program Adiwiyata sesuai regulasi terbaru, sehingga mampu mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan berwawasan lingkungan secara berkelanjutan. Sinergi antara sekolah, madrasah, dan instansi terkait menjadi langkah penting dalam memperkuat gerakan peduli lingkungan di Kabupaten Gunungkidul.

Dengan semangat kolaborasi dan keberlanjutan, MIN 4 Gunungkidul berkomitmen untuk terus menjadi madrasah yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga konsisten dalam membangun budaya cinta lingkungan bagi seluruh warga sekolah.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More