Wonosari (05/03/2026) – MIN 4 Gunungkidul kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung gerakan peduli dan berbudaya lingkungan melalui kegiatan Pembinaan dan Pengarahan Sekolah Adiwiyata Kabupaten. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 5 Maret 2026 pukul 09.00 WIB hingga selesai, bertempat di RR Bintaos Lantai 3 Dinas Lingkungan Hidup Gunungkidul.
Sebagai madrasah berpredikat Sekolah Adiwiyata Nasional, MIN 4 Gunungkidul memiliki peran strategis dalam membina sekolah-sekolah Adiwiyata di tingkat kabupaten. Kegiatan ini merupakan pembinaan perdana yang dilaksanakan secara bersama bagi sekolah-sekolah binaan.
Kepala MIN 4 Gunungkidul, Laily Fauziah, S.Pd.I, hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut. Dalam paparannya, beliau menyampaikan materi tentang dasar penyelenggaraan Program Adiwiyata berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Program Adiwiyata.
Materi yang disampaikan menekankan pentingnya pemahaman regulasi sebagai landasan dalam pelaksanaan Program Adiwiyata di satuan pendidikan. Selain itu, dijelaskan pula arah kebijakan terbaru, komponen penilaian, serta strategi implementasi program yang berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sekolah-sekolah binaan semakin memahami konsep, prinsip, dan teknis pelaksanaan Program Adiwiyata sesuai regulasi terbaru, sehingga mampu mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan berwawasan lingkungan secara berkelanjutan. Sinergi antara sekolah, madrasah, dan instansi terkait menjadi langkah penting dalam memperkuat gerakan peduli lingkungan di Kabupaten Gunungkidul.
Dengan semangat kolaborasi dan keberlanjutan, MIN 4 Gunungkidul berkomitmen untuk terus menjadi madrasah yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga konsisten dalam membangun budaya cinta lingkungan bagi seluruh warga sekolah.

0 komentar:
Posting Komentar